Dosen Farmasi UNIMUDA Sorong lolos pendanaan Program Matching Fund Kedaireka 2022

Dosen Farmasi UNIMUDA Sorong lolos pendanaan Program Matching Fund Kedaireka 2022

14 Juli 2022, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (Kemendikbud RI), resmi mengumumkan daftar Perguruan tinggi yang mendapatkan bantuan pendanaan melalui Program Matching Fund Kedaireka.  

Kedaireka merupakan suatu platform yang nantinya dapat menghubungkan sinergi dan membuka kolaborasi antara mitra dengan instansi perguruan tinggi, baik perguruan tinggi negeri maupun swasta dalam mengembangkan atau menciptakan suatu inovasi yang baru. 

Setelah proses panjang yang dilalui Tim Kolaborasi 3 PTM yang terdiri dari UAD, UMY dan UNIMUDA Sorong dengan Mitra Kerjasama CV. Al Afiat Sehat Alami, terpilih menjadi penerima bantuan pendanaan tahun anggaran 2022 dalam program Matching Fund Kedaireka dengan tema “Pengembangan Pusat Riset dan Inovasi Produk Imunodulator Neurostimulansia Herbal untuk Anak Stunting Universitas Ahmad Dahlan”.  Dalam Tim Kolaborasi yang diketuai Oleh Dr. dr. Akrom, M.Kes. ini, UNIMUDA Sorong melibatkan dua dosennya yaitu apt. Lukman Hardia, M.Si. (Ketua Program Studi Farmasi) dan Fuad Ardiansyah, S.Psi., M.Si. (Wakil Dekan FISHUM) serta 30 Mahasiswa dari Program Studi S1 Farmasi dan S1 Psikologi sebagai bagian dari Implementasi MBKM.

Kedaireka menjadi solusi terkini dalam mewujudkan suatu kemudahan sinergi kontribusi perguruan tinggi dengan komersialisasi industri untuk kemajuan bangsa Indonesia, yang sejalan dengan visi dari Kampus Merdeka Kemendikbud RI. 

Program Kedaireka ini tentunya memiliki seleksi yang cukup ketat dimulai dari pencetusan ide, pembentukan tim yang berasal dari mahasiswa, menyusun jobdesk dan membangun komitmen antar anggota, menentukan progress tim kedepannya, menyusun proposal dan RAB untuk Kedaireka, Wawancara bersama tim Kedaireka, dan menunggu penilaian akhir. 

 

Penulis : Admin