Sorong, April 2026 — Kabar membanggakan kembali datang dari Fakultas Farmasi Universitas Pendidikan Muhammadiyah (UNIMUDA) Sorong. Tiga dosen Program Studi Farmasi berhasil lolos dalam pendanaan penelitian yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) melalui skema Penelitian Dosen Pemula (PDP).
Keberhasilan tersebut menjadi bukti semakin berkembangnya budaya penelitian dan kontribusi akademik dosen Fakultas Farmasi Unimuda Sorong dalam menghasilkan penelitian yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan pengembangan ilmu kefarmasian.
Adapun tiga dosen yang berhasil memperoleh pendanaan tersebut adalah:
- apt. Angga Bayu Budiyanto, M.Farm., dengan judul penelitian “Potensi Kulit Batang Kayu Akway (Drimys sp.) Sebagai Agen Antidiabetes: Studi In Vitro dan In Vivo”.
- Irwandi, M.Farm., dengan judul penelitian “Eksplorasi Endofit Tanaman Endemik Papua Daun Bungkus (Smilax rotundifolia) Sebagai Kandidat Antibakteri”.
- apt. Marzella Dea Rossardy, M.Farm., dengan judul penelitian “Potensi Senyawa Metabolit Aktif Tumbuhan Endemik Papua Kulit Batang Akway (Drimys sp.) Sebagai Antimalaria Uji In Silico dan In Vivo.”.
Skema Penelitian Dosen Pemula merupakan salah satu bentuk dukungan pemerintah terhadap pengembangan kapasitas dosen dalam melaksanakan penelitian. Melalui program ini, dosen didorong untuk mengembangkan kompetensi penelitian sekaligus menghasilkan luaran yang memberikan manfaat bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan pemecahan berbagai persoalan di masyarakat.
Dekan Fakultas Farmasi Unimuda Sorong, Dr. apt. Lukman Hardia, M.Si., menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. Menurutnya, keberhasilan tiga dosen memperoleh pendanaan PDP merupakan capaian positif yang perlu terus dikembangkan.
“Kami sangat mengapresiasi keberhasilan tiga dosen Fakultas Farmasi yang mendapatkan pendanaan penelitian melalui skema PDP. Ini merupakan bukti bahwa kualitas dan produktivitas penelitian dosen terus berkembang. Kami berharap capaian ini menjadi motivasi bagi seluruh dosen untuk semakin aktif menghasilkan penelitian yang berkualitas dan berdampak,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa Fakultas Farmasi akan terus mendorong terciptanya ekosistem akademik yang mendukung penelitian, publikasi ilmiah, serta pengembangan inovasi di bidang kefarmasian.
Sementara itu, apt. Angga Bayu Budiyanto, M.Farm. mengungkapkan bahwa keberhasilan tersebut tidak hanya menjadi pencapaian individu dosen, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memperkuat reputasi akademik Program Studi Farmasi Unimuda Sorong.
“Pendanaan ini menjadi kesempatan bagi dosen untuk mengembangkan penelitian secara lebih terarah, sekaligus memperkuat rekam jejak penelitian Program Studi Farmasi. Kami berharap hasil penelitian nantinya dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan ilmu kefarmasian dan bermanfaat bagi masyarakat,” ungkapnya.
Dengan lolosnya tiga proposal penelitian tersebut, Fakultas Farmasi Unimuda Sorong berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas dan kuantitas penelitian dosen. Capaian ini diharapkan dapat menjadi langkah awal bagi peningkatan publikasi ilmiah, kolaborasi penelitian, serta pengembangan inovasi kefarmasian yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Keberhasilan tersebut sekaligus memperkuat komitmen Fakultas Farmasi Unimuda Sorong dalam membangun budaya akademik yang unggul melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.